Saturday , July 20 2019
Breaking News
Home > Akuntansi Pengantar > Definisi Aset dalam Akuntansi
nilai-rupiah-ruang-kuliah-online

Definisi Aset dalam Akuntansi

Apakah aset itu? Apakah arti dari aset dalam akuntansi?

Aset bisa dikatakan sama pengertiannya dengan aktiva. Aset dalam teori akuntansi dibagi menjadi 2 klasifikasi, yaitu aset lancar dan aset tidak lancar (aset tetap)

Dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang berlaku di Indonesia disebutkan bahwa:

“Aset adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari peristiwa masa lalu dan dari mana manfaat ekonomi di masa depan diharapkan akan diperoleh perusahaan.”

Definisi aset dalam International Financial Reporting Standards (IFRS) adalah sebagai berikut:

An asset is a resource controlled by the enterprise as a result of past events and from which future economic benefits are expected to flow to the enterprise.”

Financial Accounting Standard Board (FASB) memberikan definisi tentang aset, yaitu:

“Assets are probable future economic benefits obtained or controlled by a particular entity as a result of transactions or events.”

Aset adalah sumber daya ekonomi dari suatu perusahaan yang diukur dan diakui sesuai dengan prinsip akuntansi berterima umum (PABU), termasuk di dalamnya biaya yang ditangguhkan. (APB Statement No. 4)

asset-ruang-kuliah-online

Definisi aset menurut para ahli akuntansi:

Aset dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok, seperti aset berwujud dan tidak berwujud, aset tetap dan tidak tetap. Secara umum klasifikasi aset pada neraca dikelompokkan menjadi aset lancar (current assets) dan aset tidak lancar (noncurrent assets). (Kieso)

Aset adalah segala sesuatu dalam bentuk uang atau apa pun yang dapat dikonversi ke dalam bentuk uang yang memiliki nilai manfaat untuk seseorang atau beberapa orang dan aset tersebut dijamin secara hukum. (Canning)

Istilah aset dalam akuntansi adalah sumber daya yang berada di bawah kendali suatu entitas (Ijiri)

Aset adalah sesuatu yang berada di bawah kendali suatu entitas. Pengendalian tersebut dapat mencakup kemampuan entitas untuk menggunakan haknya. (Chambers)

Aset adalah layanan yang disediakan untuk masa yang akan datang yang diukur dalam satuan moneter atau yang dapat dikonversi menjadi bentuk moneter ketika kepemilikan dijamin secara hukum untuk beberapa organisasi atau kelompok organisasi.

Definisi aset dalam akuntansi sesuai dengan sumber daya ekonomi suatu perusahaan yang diakui dan diukur sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum, termasuk beberapa biaya ditangguhkan tertentu yang merupakan sumber ekonomi.

Pengertian aset dalam akuntansi adalah suatu keuntungan ekonomis dimasa yang akan datang yang mungkin dapat diperoleh / dikendalikan oleh suatu kesatuan usaha akibat transaksi atau kejadian dimasa lampau.
Definisi aset dalam akuntansi adalah manfaat ekonomi masa yang akan datang yang mungkin dapat diperoleh/dikendalikan oleh entitas bisnis akibat transaksi atau peristiwa masa lalu.

Dari berbagai definisi aset tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa aset memiliki beberapa karakteristik, yaitu:

  1. Aset merupakan manfaat ekonomi yang diperoleh di masa depan,
  2. Aset dikuasai oleh perusahaan, dalam artian dimiliki ataupun dikendalikan oleh perusahaan, dan
  3. Aset merupakan hasil dari transaksi atau peristiwa masa lalu.

Beri rating Anda untuk artikel ini ya.. 🙂

User Rating: Be the first one !

Member Login

Forgot Password?

Join Us

Password Reset
Please enter your e-mail address. You will receive a new password via e-mail.